Selasa , 29 Juli 2014
HEADLINES
Anda Berada di: Home | Pendidikan | Kultur Pendidikan Indonesia Perlu Diubah

Kultur Pendidikan Indonesia Perlu Diubah

sekolah 1Jakarta- Chief Executive Officer (CEO) Kompas Gramedia, Agung Adiprasetyo, mengungkapkan kultur pendidikan di Indonesia yang ada saat ini, sudah saatnya untuk diubah. “Seharusnya lebih kepada memberi pengertian, bukan memberi hafalan. Hal itu menurut saya sebagai bentuk edukasi yang efektif bagi pendidikan di Indonesia. Misalnya saja ilmu matematika, itu kan perlu dimengerti bukan menghafal,” ujar Agung usai memberikan Kelas Inspirasi, sebuah gerakan yang digagas oleh komunitas Indonesia Mengajar di SDN Kuningan Timur 01 Pagi, Jakarta Selatan, Rabu (20/2).

Agung menambahkan sistem pengajaran yang terlalu monoton, yang membuat para siswa menjadi pribadi yang pasif, juga perlu untuk diperbaiki.

“Seperti tadi saat mulai mengajar, misalnya. Melihat para siswa yang pasif, saya berpikir bagaimana caranya untuk membangkitkan gairah mereka. Penggabungan edukasi dan edutainment saya kira lebih baik untuk sistem pengajaran, biar nggak monoton,” ujar pria asal Semarang.

Agung juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan Kelas Mengajar yang dilaksanakan oleh Indonesia Mengajar. Menurutnya, kegiatan seperti ini mampu membuka cakrawala para siswa dalam menggapai cita-citanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top