Rabu , 16 April 2014
HEADLINES
Anda Berada di: Home | Internasional | Kota Detroit Bangkrut

Kota Detroit Bangkrut

Sisi kota Detroit yang tak terurus dan banyak rumah ditinggal penghuninya. Kota ini dulu dikenal sebagai ikon industri otomotif Amerika dan dunia dengan julukan Motor City, dan terkenal lewat film Robo Cop.

Sisi kota Detroit yang tak terurus dan banyak rumah ditinggal penghuninya. Kota ini dulu dikenal sebagai ikon industri otomotif Amerika dan dunia dengan julukan Motor City, dan terkenal lewat film Robo Cop.

Detroit, Michigan - Detroit, yang pernah menjadi ikon industri otomotif Amerika dan dulunya adalah kota paling padat penduduk nomor empat di negara itu, telah mendaftarkan pernyataan bangkrut, menurut seorang pejabat Kamis (18/7) waktu setempat.

Kota itu menjadi yang terbesar yang pernah menyatakan bangkrut baik dari segi penduduk maupun nilai utangnya.

Keputusan berpaling ke pengadilan federal itu akan memerlukan persetujuan dari Manajer Darurat yang ditunjuk untuk mengawasi kota bermsalah itu dan Gubernur Michigan Rick Snyder.

Tidak ada yang tahu pasti besaran utang Detroit, namun menurut manajer darurat Kevyn D. Orr, yang ditunjuk oleh gubernur, nilainya antara US$ 18 miliar hingga US$ 20 miliar.

Kota ini didirikan lebih dari 300 tahun lalu dan tumbuh sangat pesat di paruh pertama abad ke-20 dengan hadirnya industri otomotif. Lalu melorot drastis secepat kebangkitannya dalam beberapa dekade setelah itu.

Pada 1950, kota itu berpenduduk 1,8 juta dan sekarang hanya dihuni 700.000 orang. Kebangkrutan kota itu tampak jelas dari ribuan gedung yang ditinggal penghuninya, lahan yang kosong dan jalanan tanpa lampu. Lebih dari separuh taman publik yang ada juga telah ditutup.

Tidak ada road map agar kota itu bisa pulih, karena memang jarang ada kasus kota yang bangkrut.

Dengan menyatakan bangkrut, diharapkan akan muncul program untuk memperbaharui pelayanan kota secara total dan juga pembayaran utang. Pendeknya, sebuah awal yang baru.

Campur tangan negara bagian, seperti keputusan gubernur untuk mengirim tim emergensi, menimbulkan kekhawatiran bahwa kubu pemerintah negara bagian yang didominasi Partai Republik yang mayoritas beranggotakan warga kulit putih akan mengambil alih kota yang diperintah Partai Demokrat dan lebih dari 80% warganya adalah warga kulit hitam.

Sebelum ini, sekitar 60 kota, desa dan county di Amerika juga menyatakan bangkrut sejak pertengahan 1950an.

Utang yang disangga Detroit membuat kerdil beban utang Jefferson County di Alabama, yang juga menyatakan bangkrut dengan utang US$ 4 miliar. Sebelum Detroit, Jefferson adalah wilayah pengutang terbesar yang bangkrut.

Detroit, kota terbesar di Michigan, berukuran lebih dari dua kali Stockton, California, yang menyatakan bangkrut pada 2012 dan sebelumnya menjadi kota terpadat penduduknya yang melakukan hal itu.

Beberapa kota besar lainnya seperti New York dan Cleveland berada di jurang kebangkrutan pada era 1970an, dan juga Philadelphia sekitar dua dekade kemudian, namun mereka akhirnya menemukan solusi selain menyatakan bangkrut ke pengadilan federal.

Masalah Detroit sangat beragam, bukan sekedar kegagalan satu kesepakatan keuangan, seperti masalah sistem pembuangan limbah yang menjadi penyebab bangkrutnya Jefferson County.

Detroit dihadapkan masalah pembayar pajak yang minim, biaya pensiun dan jaminan kesehatan yang melejit, manajemen utang kacau, defisit pada anggaran operasional sejak 2008, layanan kota yang lumpuh karena sistem komputerisasi ketinggalan jaman dan hal-hal lain yang melumpuhkan kota.

Pernyataan bangkrut itu butuh waktu berbulan-bulan, atau malah mungkin bertahun-tahun, untuk bisa diselesaikan di pengadilan. Biaya memproses hal itu sampai ada ketetapan pengadilan juga tidak murah.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top