Minggu , 26 Oktober 2014
HEADLINES
Anda Berada di: Home | Hukum & Kriminal | Kasus tabrakan Dul, Ahmad Dhani bisa di hukum

Kasus tabrakan Dul, Ahmad Dhani bisa di hukum

Abdul Qodir Jaelani atau sering dipanggil Dul, anak bungsu musisi Ahmad Dhani

Abdul Qodir Jaelani atau sering dipanggil Dul, anak bungsu musisi Ahmad Dhani

Jakarta(Care)-Indonesia  Police Watch (IPW) berharap kasus kecelakaan lalulintas di Jalan Tol Jagorawi yang melibatkan Dul, putra musisi Ahmad Dhani harus diusut tuntas oleh Polri.

Dalam artian ada pihak yg bertanggungjawab secara hukum, jangan sampai kasus kecelakaan yang melibatkan putra Hatta Radjasa terulang dalam kasus Dul, dimana kasus putra Hatta Radjasa penuh rekayasa hingga mendapat keistimewaan dan tidak dihukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dalam kasus Dul disebutkan 5 orang tewas dan sejumlah lainnya luka berat akibat mobil milik Dul melompati pagar jalan tol.

Melihat kerusakan parah pada mobil Dul bisa dipastikan mobil tersebut melaju dalam kecepatan tinggi. Jika mobil tersebut memang dikemudikan Dul, ancaman hukuman berat akan menanti putra ahmad dhani tersebut.

Menurut Neta S Pane Ketua presidium Indonesia  Police Watch (IPW), Dul bisa dikenakan pasal berlapis, yakni belum cukup umur  dan belum memiliki SIM sudah mengemudikan mobil,  sehingga  mengakibatkan orang lain tewas.

“Dul dapat dikenakan pasal berlapis karena belum punya SIM dan belum cukup umur dan akibat kelalaiannya mengakibatkan orang lain tewas”. Ujar Neta dalam realese yang dikirimkan ke Cahayareformasi.com siang ini.

Para korban, baik yang  luka maupun tewas serta  mobilnya yang rusak dapat melakukan tuntutan pidana dan perdata (ganti rugi) kepada Dul dan orang tuanya.

Polisi juga harus meminta pertanggungjawaban hukum dari Dhani sebagai orang tua Dul. Dalam hal ini Dhani bisa ditahan dengan tuduhan ikut menjadi penyebab kematian bagi orang lain.

Sebab sebab orang tua Dhani telah membelikan mobil kepada anaknya yang di bawah umur dan membiarkan anaknya yang di bawah umur mengendarai mobil tersebut. Dalam hal ini Dhani memenuhi unsur pidana yg menyebabkan orang lain tewas dgn ancaman penjara di atas 5 thn penjara, sehingga polisi bisa segera menahannya.

IPW juga mendesak polisi segera melakukan tes urin dan tes darah terhadap Dul agar ada kepastian apakah Dul menggunakan narkoba atau tidak. Jika diketahui menggunakan narkoba, ancaman hukum terhadap Dul akan lbh berat lagi.

Belajar dari kasus anak Hatta Radjasa dan anak Ahmad Dhani ini, IPW berharap kepada para orang tua, meskipun kaya raya, jgn terlalu memanjakan anaknya hingga bisa mnyebabkan orang lain menjadi korban atau tewas. Mereka2 yg berkemampuan hrs mampu mengawasi anak2nya agar tidak menyebabkan kematian bagi orang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top